Kamis, 30 Juni 2016

Kecemasan Lelaki Pemalu

Izinkan aku sekali saja
Mewujudkan kau sebagai frasa
Walau kau tak akan suka
'Pun tak akan mengerti
Hanya ingin kau abadi
Sebab kecemasan menghantui
Jejakmu menghilang dari padaku
Tahukah kau?
Sukakah kau?
Jangan jawab!
Mengenaimu ingin kunikmati dengan andai
Karena, kenyataan bisa saja kejam padaku
Atau pada kita

Senin, 06 Juni 2016

Pulanglah!

Sebab, kau rindu dengan pulang, sayang. Berjauhan dengan kampung halaman selalu mengenai pulang. Kau terlalu rindu, sayang.

Pulanglah!

Kampung halaman menunggumu dengan keramahannya, sayang. Sudah cukup kau menumpahkan tetesan keringat di kampung orang. Kau terlalu rindu, sayang.

Pulanglah!

Bangunlah kampung halamanmu sendiri. Majukanlah kampung halamanmu. Walaupun tetesan keringat yang kau tumpahkan lebih banyak dibanding kampung orang lain. Tapi, setidaknya itu untuk kampung halamanmu sendiri. Kami terlalu rindu, sayang.

Pulanglah!