Sabtu, 19 Maret 2016

Harus Telinga Kanan

"Aku cinta kamu". Tiga kata klise yang ingin aku bisikkan di telinga kanan kamu. Harus di telinga kanan kamu. Memang terpikir absurd. Bukankah yang absurd itu sangat menarik?

Tiga kata klise tersebut selalu berhasil termanifestasi dalam kehidupan manapun. Walaupun terkadang dilalui secara ironis--mungkin saja berakhir tragis. Tapi, biarlah! Tiap-tiap kehidupan mempunyai alur cerita tersendiri yang patut 'tuk dikenang.

Mengenai keinginan aku, tentang tiga kata klise dan telinga kanan. Aku berdiri di samping kanan kamu. Berada di tengah keramaian. Bisakah kamu membayangkannya?

Saat kamu membayangkannya, jangan lupa pelaminannya, mempelai prianya itu aku, dan kamu sebagai mempelai wanitanya!

Jumat, 18 Maret 2016

Dunia yang mana?

Perkenalan tak terhingga
Tak ada batasan
Nyata dan maya menjadi bias
Inilah modernitas!

Dulu,
Pertemuan mengawali perkenalan
Mata melihat mata
Tanpa ada perantara!

Sekarang,
Perkenalan tanpa pertemuan
Gadget dengan gadget
Dengan perantara!

Di dunia manakah kita hidup?

Kamis, 03 Maret 2016

Suguhan kopimu

Bertamu di rumahmu
Kau menyuguhkan secangkir kopi hitam
"Tanpa gula", katamu sambil tersenyum.

Tanpa pabrik
Murni dari olahan jejemarimu
Yg sudah jadi bubuk
Kemudian kau tuangkan bersama air hangat di dalam cangkir
Maka kepahitan apa lagi yg dirisaukan?

"Kau perlu inspirasi", singgungmu.

Inspirasi selalu hadir dengan secangkir kopi yg kau suguhkan
Tapi, aku selalu enggan memberitahukanmu
Cukup hanya kopi yang ada di cangkir ini yang tahu.

Pekat apa lagi yg kau cari?
Sedang, kopi di cangkir ini telah menyediakan segala kepekatannya
Kopimu selalu menyedialan segalanya.

Setelah tegukan terakhir
"Jangan pernah berhenti membuatkan aku secangkir kopi", pintaku
Segera aku meninggalkanmu dengan kebingunganmu.